Komentar

Studio Radio Benpas Subang kembali menghadirkan program perbincangan edukatif persembahan FKIP Universitas Subang, yang mengangkat sebuah tema sangat relevan dengan realitas banyak pelajar maupun masyarakat umum, yakni Benci Tapi Butuh: Menaklukkan Math Anxiety yang digelar pada Sabtu (25/7).

Dipandu oleh Muhammad Azis, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Bety Miliyawati, M.Pd., dan Nurhayati, M.Pd. Keduanya memberikan pandangan mendalam dan solusi praktis mengenai bagaimana matematika yang sering dianggap sebagai musuh menakutkan, padahal sebenarnya adalah bekal ilmu yang sangat dibutuhkan dan bisa ditaklukkan oleh siapa saja.

Dalam paparannya, Dr. Bety menjelaskan bahwa kecemasan terhadap matematika atau math anxiety merupakan hal yang wajar terjadi, namun harus dikelola dengan baik agar tidak menghambat potensi seseorang.

Menurutnya, Math anxiety adalah kondisi psikologis yang memang dialami oleh siapa saja, berupa perasaan takut, tegang, atau cemas yang muncul ketika seseorang berhadapan dengan aktivitas matematika. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan cara mengenali sumber kecemasannya terlebih dahulu serta merubah pola pikir menjadi growth mindset.

Sejalan dengan hal tersebut, Nurhayati turut memberikan penekanan mengenai pentingnya langkah konkret dari para pendidik dan lingkungan sekitar untuk meruntuhkan stigma menakutkan pada matematika.

Menurutnya, ketika rasa takut berkurang, kepercayaan diri pasti akan meningkat sehingga kemampuan matematika pun ikut berkembang. Oleh karena itu, berikanlah kesempatan kepada setiap siswa untuk menjadi pembelajar matematika yang percaya diri. Karena lingkungan belajar yang mendukung dan latihan yang konsisten adalah kunci utama.

Menutup perbincangan, keduanya mengajak kepada pendengar untuk berhenti melihat matematika sebagai musuh. Dengan kolaborasi antara lingkungan belajar yang positif, latihan yang konsisten, serta perubahan cara pandang, ketakutan math anxiety diyakini mampu diruntuhkan.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+