Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Kabupaten Subang menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan koperasi dan UMKM lokal. Melalui layanan konsultasi gratis, PLUT hadir untuk meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas, dan daya saing para pelaku usaha.
Hal ini disampaikan dalam program Lebih Dekat (LEKAT) Radio Benpas Subang, Selasa (16/9), yang menghadirkan narasumber dari PLUT KUMKM Subang, yakni Kepala PLUT KUMKM Dewi Oktalya Anggraini, S.STP. M.AP., Konsultan Kemasan Produk Sandi Hallymansyah, S.Kom., dan Konsultan Pembiayaan Dian Herdiana, S.Pt.
Kepala PLUT KUMKM, Dewi Oktalya Anggraini, menjelaskan bahwa pihaknya terus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, baik yang baru merintis maupun yang sudah berkembang. Salah satu bentuknya adalah layanan konsultasi gratis yang terbuka bagi siapa saja.
“PLUT KUMKM Subang mengadakan pelayanan konsultasi gratis bagi pelaku usaha dari berbagai kalangan usia. Layanan ini membantu mereka membangun merek, memulai usaha, serta menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan perkembangan usaha,” jelasnya.
Sandi Hallymansyah menambahkan, banyak pelaku UMKM kerap kebingungan dalam mengembangkan usahanya, terutama dalam hal jaringan, branding, dan desain kemasan produk. PLUT hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.
“Kami ingin memastikan konsultasi yang dilakukan PLUT KUMKM lengkap dan bermanfaat. Kami menjadi penghubung bagi pelaku UMKM, mulai dari produksi, pemasaran, membangun merek, hingga kemasan menarik. Bahkan PLUT juga menjadi tempat berbagi pengalaman bagi para pelaku usaha,” ujarnya.
Sementara itu, Dian Herdiana menekankan pentingnya pendampingan dalam aspek permodalan, perizinan, hingga pengembangan usaha. Menurutnya, PLUT juga berperan membantu melengkapi dokumen yang dibutuhkan, memediasi pelaku usaha dengan pihak penyedia modal, serta mendukung keberlanjutan usaha dari awal hingga berkembang.
“Melalui layanan konsultasi, PLUT Subang berupaya menjadi wadah yang siap membantu berbagai kebutuhan pelaku usaha, mulai dari pemasaran, produksi, perizinan, hingga permodalan,” ungkapnya.
Seluruh narasumber sepakat bahwa langkah nyata ini bukan hanya memperkuat UMKM yang ada, tetapi juga mendorong kemandirian pelaku usaha. Dengan demikian, UMKM di Kabupaten Subang diharapkan dapat naik level, lebih tangguh, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui program konsultasi gratis ini, PLUT KUMKM Subang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang tersedia agar dapat mengembangkan usaha tanpa keraguan, menjadi lebih mandiri, dan ikut menggerakkan roda ekonomi Kabupaten Subang.
dok: restu




