Komentar

Menikmati masa libur panjang sering membuat pola hidup seseorang berubah drastis. Menurunnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak terkontrol, hingga waktu istirahat yang tidak teratur kerap berdampak langsung pada menurunnya kebugaran jasmani.

Menjawab permasalahan tersebut, Program Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang kembali hadir menyapa pendengar setia di studio Radio Benpas Subang pada Sabtu, (18/4).

Dipandu oleh Alfadia Raisabila, Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Deni Mudian, M.Pd. dan Arif Fajar Prasetyo, M.Pd., yang mengusung tema edukatif mengenai cara kembali fit setelah libur panjang melalui latihan kebugaran jasmani

Mengawali pembahasan, Dr. Deni meluruskan pemahaman masyarakat tentang apa itu kebugaran jasmani. Kebugaran sejatinya adalah kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan, dan masih memiliki cadangan energi untuk kegiatan lainnya.

"Libur panjang memang sering membuat ritme tubuh menjadi santai dan berantakan. Oleh karena itu, kita butuh upaya terencana untuk mengembalikan kondisi fisik ke keadaan optimal. Tujuannya bukan cuma soal fisik, tapi untuk meningkatkan daya tahan, mengurangi risiko cedera, serta membangun kembali produktivitas kita sehari-hari," ungkap Dr. Deni.

Terkait cara memulainya, Arif Fajar mengingatkan pendengar agar tidak langsung memforsir tubuh dengan olahraga berat. Terdapat prinsip latihan yang harus dipegang teguh agar tubuh tidak kaget.

"Kuncinya adalah bertahap. Mulailah dari intensitas yang paling ringan baru pelan-pelan naik ke sedang. Lakukan secara teratur tiga hingga lima kali seminggu sesuai dengan kebutuhan tubuh masing-masing, baik itu untuk melatih daya tahan maupun kekuatan. Dan yang paling sering dilupakan orang adalah memberikan waktu pemulihan atau istirahat yang cukup bagi otot," tegas Arif Fajar.

Untuk mengaplikasikannya, kedua narasumber membagikan panduan latihan minggu pertama yang sangat mudah ditiru di rumah.

Masyarakat disarankan selalu membuka sesi dengan pemanasan selama lima hingga sepuluh menit, seperti jalan di tempat atau lompat ringan. Setelah itu, masuk ke latihan inti berdurasi lima belas hingga tiga puluh menit.

Pada hari pertama dan kedua, cukup lakukan jalan cepat atau jogging ringan guna melatih daya tahan. Barulah pada hari ketiga dan keempat, latihan bisa dikombinasikan dengan melatih kekuatan otot melalui gerakan push-up, sit-up, dan squat. Memasuki hari kelima, masyarakat bisa beralih ke aktivitas permainan ringan yang menyenangkan seperti futsal santai, lalu wajib ditutup dengan pendinginan seperti peregangan statis dan relaksasi napas.

Menutup perbincangan kedua narasumber mengingatkan kepada pendengar, bahwa untuk kembali bugar setelah libur panjang membutuhkan komitmen, konsisten, dan kesabaran agar tubuh siap menjalani rutinitas dengan lebih sehat dan produktif.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+