Komentar

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kemampuan bahasa tulis ilmiah dengan menggelar diskusi edukatif di Radio Benpas Subang pada Sabtu (8/11).

Mengusung tema “Ejaan yang Disempurnakan sebagai Landasan Bahasa Tulis Ilmiah,” kegiatan ini menghadirkan Endang Sugianto, M.Pd., dosen Bahasa Indonesia FKIP Universitas Subang, sebagai narasumber. Acara dipandu oleh tiga mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, yakni Trie, Shalwa, dan Fey.

Dalam sesi diskusi, Endang mengupas pentingnya penerapan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) sebagai dasar penulisan karya ilmiah yang baik dan benar. Ia menegaskan bahwa bahasa tulis yang sesuai kaidah merupakan pondasi utama dalam dunia akademik.

“Jika tulisan ilmiah dianggap sebagai pondasi bahasa, maka sudah sepatutnya semua pihak memahami kaidah-kaidah bahasa tulis sesuai EYD,” ujarnya.

Endang juga menyampaikan keprihatinannya terhadap masih maraknya pengabaian kaidah ejaan di kalangan akademisi dan penulis muda. Menurutnya, EYD bukan sekadar aturan teknis, melainkan standar yang menjaga kejelasan dan kredibilitas bahasa tulis.

“EYD adalah fundamental yang paling utama dalam bahasa tulis,” tegasnya.

Sebagai penutup, Endang mengajak masyarakat, khususnya kalangan akademik, untuk terus menulis sesuai kaidah EYD yang disempurnakan, demi menjaga mutu dan integritas bahasa Indonesia dalam karya ilmiah.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+