Upacara puncak Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang dilaksanakan di Alun-alun Subang pada Senin (6/4), berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merefleksikan perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju Subang yang lebih maju.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mewakili Bupati Subang menegaskan bahwa pembangunan daerah harus diarahkan pada kemajuan yang berkelanjutan dan berdaya saing. Ia menyampaikan, dalam satu tahun terakhir, kerja keras yang cepat dan nyata telah menghasilkan berbagai prestasi serta penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi bukti kehadiran pemerintah yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa peringatan hari jadi tidak boleh dimaknai sekadar sebagai seremoni, melainkan sebagai momentum untuk memastikan pembangunan berjalan dengan benar dan memberikan dampak nyata. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung, yakni “Karya Nyata Subang Ngabret: Mewujudkan Subang Unggul, Maju, Kompetitif, Sejahtera, dan Religius.”
Wakil Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak diukur dari banyaknya program yang dijalankan, melainkan dari sejauh mana kesejahteraan masyarakat meningkat. Ia mengajak seluruh jajaran untuk tidak hanya bekerja, tetapi berkarya dan menghadirkan dampak nyata. Fokus utama diarahkan pada pengawalan birokrasi dan program agar lebih efektif, dengan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya semangat kolaboratif, di mana pemerintah tidak berjalan sendiri, tetapi bersama rakyat dalam membangun daerah.
“Bukan hanya berlari cepat sendiri, tetapi berlari bersama rakyat, ngawangun bareng rakyat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pola kerja lama harus ditinggalkan, karena percepatan pembangunan menuntut inovasi dan ketanggapan. Menurutnya, keberhasilan bukan ditentukan oleh lamanya menjabat, melainkan oleh seberapa cepat memberikan dampak nyata.
Selain itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) didorong untuk mampu bergerak cepat, adaptif, dan solutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. ASN diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Upacara ini turut dihadiri oleh undangan dari DPRD Jawa Barat, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, unsur Forkopimda, para mantan bupati, perwakilan BUMD/BUMN, organisasi masyarakat, organisasi perempuan, organisasi profesi, para pimpinan daerah lain, insan pers, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi dan dukungan bersama dalam membangun Kabupaten Subang ke arah yang lebih baik.




