Komentar

Program bincang-bincang inspiratif FKIP Universitas Subang kembali menyapa pendengar setia melalui siaran langsung di studio Radio Benpas Subang pada Sabtu, (21/02).

Dipandu oleh Alfadia Raisabila, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, mengangkat sebuah topik yang sangat relevan saat bulan Ramadan, yakni Olahraga dan Puasa.

Menghadirkan secara langsung dua narasumber, yaitu Arif Fajar Prasetiyo, M.Pd. dan Dr. Deni Mudian, M.Pd., yang berbagi wawasan mengenai cara menjaga tubuh agar tetap aktif selama menjalankan ibadah puasa.

Membuka perbincangan, Arif Fajar menyoroti pentingnya literasi fisik agar kita mampu mengenali perubahan kondisi tubuh, mengatur intensitas latihan, dan menjaga konsistensi aktivitas fisik secara aman selama berpuasa.

Arif Fajar memaparkan fakta ilmiah bahwa puasa sejatinya tidak secara signifikan menurunkan kapasitas fisik pada individu yang sehat.

Menurutnya, penurunan performa olahraga selama bulan Ramadan lebih banyak dipengaruhi oleh status hidrasi, pola tidur, dan waktu latihan, bukan semata-mata karena kondisi puasa.

Ia sangat merekomendasikan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang sekitar tiga puluh hingga empat puluh lima menit sebelum waktu berbuka puasa.

Menyambung paparan tersebut, Deni Mudian memberikan panduan teknis dan strategis yang sangat mudah diterapkan oleh para pendengar.

Deni Mudian menegaskan bahwa menjalankan ibadah puasa bukan berarti seseorang harus berhenti total dari aktivitas fisik. Menurutnya, olahraga saat Ramadan justru memegang peranan penting untuk membantu menjaga metabolisme tubuh.

Ia membagikan tiga rekomendasi waktu terbaik untuk berolahraga, yaitu enam puluh menit sebelum berbuka agar tubuh bisa langsung mengganti cairan, setelah salat tarawih ketika tubuh sudah kembali terhidrasi dan mendapatkan asupan energi, atau setelah sahur dengan kewaspadaan penuh terhadap risiko dehidrasi di siang hari.

Deni Mudian menyarankan masyarakat untuk memilih olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang, seperti jalan cepat, yoga, atau bersepeda santai dengan durasi sekitar tiga puluh hingga enam puluh menit saja.

Sebagai penutup, kedua narasumber sepakat bahwa fokus utama berolahraga dalam kondisi sedang puasa adalah menjaga kebugaran tubuh, bukan untuk pembentukan otot ekstrem.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+