Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang kembali menyapa masyarakat melalui gelombang udara dalam program siaran edukatif di Studio Radio Benpas Subang pada Sabtu, (7/2).
Dipandu oleh Ida Maulida, M.Pd., menghadirkan narasumber Dosen Drs. Jufrianto Sibarani, M.Pd., yang membahas tentang relevansi bahasa asing di tengah kemajuan teknologi.
Mengusung tema English in the Globalized Modern Society, diskusi ini merupakan pengembangan dari topik sebelumnya yang membahas bahasa Inggris dalam keseharian.
Jufrianto menyoroti pergeseran peradaban menuju peradaban Society 5.0, sebuah konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi, yang pertama kali digagas oleh pemerintah Jepang pada tahun 2016.
Dalam paparannya, Jufrianto menjelaskan bahwa era saat ini menuntut adanya integrasi yang mulus antara kehidupan fisik dan digital.
Ia menekankan bahwa teknologi bukan lagi sekadar alat, melainkan ekosistem yang menopang kesejahteraan manusia melalui pengolahan data yang masif.
"Diharapkan terjadi perpaduan yang harmonis antara penggunaan komputer, internet, big data, termasuk Internet of Things (IoT). Kalau itu bisa dipadukan secara harmonis, tujuan kenyamanan untuk kesejahteraan manusia akan tercapai," ungkap Jufrianto.
Lebih lanjut, Jufrianto menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris menjadi kunci utama untuk tidak tertinggal dalam arus Society 5.0., dikarenakan seluruh fondasi, istilah, dan perkembangan teknologi berakar dan didokumentasikan dalam bahasa Inggris.
Sebagai penutup, Jufrianto menegaskan bahwa tanpa kemampuan bahasa yang memadai, akses terhadap kemajuan teknologi tersebut akan terbatas.




