Komentar

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang kembali menghadirkan program bincang-bincang inspiratif yang disiarkan langsung dari Studio Radio Benpas Subang, Sabtu (7/3).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Ramadhan sebagai Momentum Membentuk Kebiasaan Sehat.”
Acara dipandu oleh Feynarica, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Subang.

Dalam kesempatan tersebut hadir tiga dosen Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), yaitu Sofyan Rizki Haryadi, M.Pd., R. Dadan Pra Rudiana, M.Pd., dan Arif Fajar Prasetyo, M.Pd.

Menurut paparannya, Sofyan Rizki Haryadi menegaskan bahwa puasa kerap dijadikan alasan untuk menurunkan produktivitas harian. Padahal, menurutnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.

“Banyak orang beranggapan bahwa puasa membuat tubuh kekurangan energi sehingga wajar jika menjadi malas. Padahal, bulan Ramadhan justru merupakan waktu yang tepat untuk mereset jam biologis dan mendisiplinkan pola hidup secara menyeluruh,” ujar Sofyan.

Senada dengan hal tersebut, R. Dadan Pra Rudiana menyoroti kebiasaan “balas dendam” saat berbuka puasa yang justru berpotensi menghilangkan manfaat kesehatan dari ibadah puasa. Ia menekankan pentingnya pengendalian diri serta pengaturan pola konsumsi makanan.

“Ramadhan sejatinya menjadi sarana untuk melatih kontrol diri. Saat adzan maghrib berkumandang, sebaiiknya tidak langsung mengonsumsi makanan berat atau terlalu manis secara berlebihan. Mulailah dengan air putih dan kurma agar sistem pencernaan dapat beradaptasi dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Arif Fajar Prasetyo menambahkan bahwa menjaga aktivitas fisik juga tetap penting selama menjalankan ibadah puasa.

Menurutnya, olahraga tetap dapat dilakukan selama disesuaikan dengan kondisi tubuh.

“Tidak perlu olahraga dengan intensitas tinggi. Aktivitas ringan seperti berjalan santai, bersepeda ringan, atau melakukan peregangan menjelang waktu berbuka sudah cukup untuk menjaga kebugaran tubuh,” ungkap Arif.

“Tidak perlu olahraga dengan intensitas tinggi. Aktivitas ringan seperti berjalan santai, bersepeda ringan, atau melakukan peregangan menjelang waktu berbuka sudah cukup untuk menjaga kebugaran tubuh,” ungkap Arif.

Melalui perbincangan tersebut, para narasumber mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan tidak hanya sebagai momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga sebagai kesempatan membangun pola hidup yang lebih sehat, disiplin, dan produktif.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+