Dalam upaya memperkuat komitmen, konsolidasi, dan strategi pembinaan olahraga daerah, KONI Kabupaten Subang menggelar Rapat Kerja Kabupaten (RAKERKAB) Tahun 2025, Sabtu (14/2), di Aula Pemda Subang.
Mengusung tema “Mempertahankan Ekosistem Juara pada PORPROV XV Jawa Barat 2026 Subang Ngabret”, forum ini menjadi momentum penting memantapkan langkah menuju pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menghasilkan program kerja yang progresif dan inovatif demi melahirkan atlet-atlet terbaik Kabupaten Subang.
“Mudah-mudahan rapat kerja KONI ini menghasilkan langkah yang progresif dan inovatif untuk mencetak atlet terbaik Kabupaten Subang menuju PORPROV. Kita berharap lahir atlet yang murni hasil didikan KONI, dengan pembinaan organisasi yang benar-benar terkoneksi,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa proses pembinaan sejak awal merupakan tahapan krusial dalam membangun prestasi berkelanjutan. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Wakil Bupati Subang optimistis prestasi luar biasa tetap dapat diraih melalui kekompakan dan soliditas seluruh elemen olahraga.
“Jaga kekompakan dan kesolidan. Pemerintah daerah ingin semuanya berjalan aman, nyaman, dan kompak. Kita ingin mewujudkan Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif. Unggul dari sisi SDM, baik kecerdasan maupun fisik. Semua ini bagian dari proses menuju Subang yang adil, makmur, sejahtera, dan religius,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua KONI Kabupaten Subang, Mulyana, S.H. menegaskan bahwa koordinasi menjadi kunci utama dalam menjaga ritme pembinaan olahraga daerah.
“Koordinasi adalah hal paling penting antara pemerintah daerah dengan KONI. Tanpa sinergi yang kuat, target besar sulit dicapai,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Organisasi KONI Kabupaten Subang sekaligus Ketua Pelaksana, Nugraha Wibawa, SP.,M.M. memaparkan evaluasi serta strategi teknis menuju PORPROV 2026.
Ia mengakui tantangan terbesar masih berkaitan dengan dukungan anggaran. Menurutnya, berbagai strategi dan terobosan harus dilakukan agar Subang mampu mempertahankan posisinya di tingkat Jawa Barat.
“Pada PORPROV sebelumnya, Kabupaten Subang berhasil menempati peringkat ketujuh dengan raihan sekitar 58 medali emas saat menjadi tuan rumah. Bermain di luar daerah tentu menjadi tantangan tersendiri," tambahnya.
Sebagai informasi, PORPROV XV Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada November 2026 dan akan digelar di empat kabupaten/kota di Jawa Barat.
Nugraha berharap seluruh unsur mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, hingga insan olahraga mampu menghilangkan ego sektoral dan menyatukan visi serta misi.
RAKERKAB 2025 ini pun menjadi titik awal konsolidasi besar menuju Subang “Ngabret” di panggung olahraga Jawa Barat. Dengan sinergi, strategi matang, dan semangat kolektif, Subang menegaskan tekadnya untuk tetap menjaga ekosistem juara dan mempertahankan prestasi di level provinsi.
Usai rapat kerja, acara dilanjutkan dengan rapat komisi-komisi bersama para pengurus.




