Komentar

Radio Benpas Subang kembali dimeriahkan oleh kehadiran siswa-siswi berbakat dalam program Aksi Kita Oi yang berlangsung pada Kamis, (5/2).

Dipandu oleh Aldi Fahriansyah, siaran kali ini mengangkat tema Mengenal Lebih Dekat dengan SMP Negeri 2 Subang, menghadirkan langsung Fauzan Satyahaprabu selaku Ketua OSIS, Alexa Ananda sebagai Wakil Ketua OSIS, Indra Maulana dan Talitha Tirani sebagai Sekretaris, serta Saepulloh dan Alisha Nuria sebagai Bendahara.

Mengawali perbincangan, Fauzan menceritakan perasaannya saat terpilih menjadi pemimpin siswa di SMPN 2 Subang.

Ia mengungkapkan bahwa menjadi ketua merupakan sebuah amanah yang luar biasa. Menurutnya, jabatan ini adalah tanggung jawab besar, meskipun awalnya ia merasa kaget, namun sangat bersyukur bisa terpilih dan siap menjalaninya. 

Tak hanya aktif berorganisasi, Fauzan juga membagikan ketertarikannya pada dunia seni, khususnya Karawitan, di mana ia dan teman-temannya di ekstrakurikuler karawitan mempelajari alat musik tradisional seperti kendang, gong, dan saron.

Sementara itu, Alexa menyoroti pentingnya organisasi dalam membangun karakter dan kemampuan sosial. Menurutnya, di OSIS tidak hanya belajar tentang tanggung jawab dan rasa percaya diri, tetapi juga belajar bagaimana cara membangun komunikasi yang baik. 

Alexa juga berbagi pengalamannya di ekstrakurikuler Paskibra yang menurutnya memiliki kekompakan luar biasa, karena segala aktivitas dilakukan bersama-sama sehingga rasa kebersamaan sangat terasa.

Adapun Talitha Tirani, turut menambahkan wawasan mengenai beragam wadah pengembangan diri yang tersedia di SMPN 2 Subang. Ia menjelaskan bahwa di OSIS, para siswa bisa mengembangkan sikap kepemimpinan dan belajar tanggung jawab, serta membantu guru dalam menyelenggarakan berbagai acara sekolah. 

Thalitha juga menceritakan prestasinya di bidang akademik, dimana ia merasa sangat senang mengikuti Klub Sains (IPA) yang melakukan berbagai eksperimen menarik seperti membuat gunung meletus dan balon terbang.

Dari sisi olahraga, Indra Maulana membagikan antusiasmenya terhadap ekstrakurikuler futsal. Indra menyebutkan bahwa di ekstrakurikuler futsal banyak belajar kerja sama tim, strategi permainan, dan teknik, serta rutin melakukan latihan tanding untuk mengukur kemampuan. 

Indra pun memberikan tips bagi teman-teman yang ingin berorganisasi, dengan menekankan bahwa kunci utamanya adalah harus percaya diri, berpikir positif, dan tidak mudah pesimis saat menghadapi tantangan.

Keseruan perbincangan semakin lengkap dengan cerita dari Saepulloh dan Alisha Nuria. Saepulloh dengan bangga mematahkan stereotip mengenai seni tari. Ia menegaskan bahwa tari bukan hanya untuk perempuan, laki-laki juga boleh ikut, bahkan ia sendiri sedang menggarap tari topeng sebagai bagian dari evaluasi.

Di sisi lain, Alisha Nuria, berbagi pengalaman religiusnya di ekstrakurikuler IRMA. Alisha merasa kegiatan tersebut memberikan banyak pengalaman berharga tentang cara berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan saling memperbaiki diri melalui kegiatan tilawah bersama.

Sebagai penutup, mereka berharap agar siswa-siswi SMP Negeri 2 Subang terus berprestasi dan aktif mengembangkan diri.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+