Dinas Kesehatan Kabupaten Subang memberikan arahan dalam Program Talkshow Lekat yang membahas optimalisasi gizi bagi masyarakat Kabupaten Subang, Selasa (20/1).
Talkshow ini dipandu oleh Farida Al Qodariah, M.I.Kom, dengan menghadirkan narasumber dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Kabupaten Subang, yakni Euis Fitriyani Yuniar, S.Gz selaku Ketua, Hikmat Fadillah sebagai Wakil Ketua, Yuliani SR sebagai Sekretaris, serta Tri Astuti dan Eli Kurniasih sebagai anggota.
Ketua PERSAGI Kabupaten Subang, Euis Fitriyani Yuniar, memaparkan bahwa dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional ke-66, PERSAGI akan menggelar kegiatan Rekor MURI berupa edukasi gizi seimbang secara serentak di delapan sekolah di Kabupaten Subang. Setiap sekolah akan didampingi oleh lima orang ahli gizi, dengan pelaksanaan pada pukul 08.00 hingga 09.40 WIB.
Edukasi tersebut berfokus pada pemahaman gizi seimbang, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pentingnya peran orang tua dan guru dalam mengawasi asupan makanan anak.
Euis menegaskan bahwa gizi seimbang tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga kebiasaan hidup. Ia menyampaikan bahwa “obat yang paling mujarab bagi diri kita adalah mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang.”
Ia juga menekankan empat pilar gizi seimbang, yakni mengonsumsi aneka ragam pangan, menjaga kebersihan, mengatur porsi sesuai kebutuhan, dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Sementara itu, Tri Astuti menyoroti pentingnya sarapan sehat sebagai fondasi untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat anak di sekolah. Ia mengingatkan agar konsumsi gula, garam, dan lemak tidak berlebihan, khususnya pada anak usia SD dan SMP, serta mendorong peran aktif orang tua dalam mengawasi pola makan anak.
Eli Kurniasih menambahkan bahwa kebutuhan gizi anak berbeda pada setiap fase usia. Oleh karena itu, orang tua diharapkan mampu menyiapkan bekal bergizi, menyelaraskan menu makanan di rumah dan sekolah, serta memantau tumbuh kembang anak melalui pengukuran tinggi dan berat badan secara berkala.
Dalam kesempatan tersebut, Hikmat Fadillah berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata, minimal anak-anak mampu memahami pentingnya gizi seimbang serta dampak negatif dari pola makan yang tidak sehat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan guru dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Melalui peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 ini, PERSAGI Kabupaten Subang menginginkan kesadaran dan perubahan perilaku anak terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, guna mendukung terwujudnya generasi sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.




