Komentar

Studio Radio Benpas Subang menjadi saksi keseruan empat siswa-siswi berbakat dari SMA Negeri 1 Ciasem pada Kamis (30/4) dalam program Aksi Kita Oi.

Dipandu oleh Aldi Fahriansyah, keempat siswa berbagi kisah inspiratif mengenai serba-serbi kegiatan jurnalistik dan dinamika kehidupan sekolah mereka. Hadir secara langsung Reyhan Deris Ramadhan, Sulis Zafitri, Siti Aprilia Andriyanti, dan Indri Julia Agustin.

Menjabat sebagai Ketua Jurnalistik, Sulis Zafitri dengan antusias menceritakan betapa asri dan nyamannya lingkungan SMA Negeri 1 Ciasem yang akrab disapa Necis tersebut. Ia mendeskripsikan bahwa sekolah mereka sedang aktif dalam program menghias taman dengan menyulap barang-barang bekas menjadi dekorasi yang sangat estetik.

Sulis juga membagikan betapa serunya fasilitas bersantai di sekolahnya, seperti keberadaan balong dan gazebo luas yang sering dimanfaatkan siswa untuk melepas penat sembari menikmati angin sepoi-sepoi sehabis ulangan.

Sebagai ketua, Sulis turut membagikan kabar membanggakan bahwa ekstrakurikuler jurnalistik baru saja meraih juara harapan satu dalam bidang menulis cerpen di ajang FLS2N.

Sementara itu, Indri Julia Agustin yang bertugas sebagai anggota reporter jurnalistik sekaligus anggota Majelis Permusyawaratan Kelas membagikan pandangannya tentang peran siswa di sekolah.

Ia menjelaskan bahwa posisinya di komisi aspirasi membuatnya sangat dekat dengan siswa lain, karena ia bertugas menampung aspirasi anak-anak Necis untuk kemudian disalurkan kepada OSIS.

Indri juga bercerita tentang cara uniknya mengatasi rasa lelah di tengah padatnya tugas sekolah dan organisasi. Ia memilih untuk beristirahat dan membaca buku fiksi untuk memperkaya kosakata dan imajinasi, mendengarkan musik lawas, hingga menuangkan perasaannya agar lebih lega melalui tulisan di jurnal pribadi.

Cerita seru lainnya datang dari Siti Aprilia Andriyanti, atau yang akrab disapa April, Wakil Ketua Jurnalistik yang juga aktif sebagai pengurus OSIS. Baginya, menjadi anggota OSIS di SMA Negeri 1 Ciasem adalah pengalaman yang luar biasa seru karena mereka sering menggelar banyak acara besar.

April mencontohkan kesuksesan acara Ramadhan Festival yang diisi dengan kegiatan bazar hingga berbagai penampilan menarik dari para siswa. Ia merasa bahwa kesibukan turun langsung ke lapangan dan mondar-mandir mengurus acara justru menjadi letak keseruannya, yang secara tidak langsung juga menjadi ajang olahraga bagi tubuhnya.

Sebagai penutup perbincangan, Reyhan Deris Ramadhan yang merupakan Ketua Divisi Reporter jurnalistik juga tidak mau kalah membagikan pengalamannya. Reyhan sangat mengapresiasi kreativitas teman-temannya di sekolah dalam menata lingkungan taman kelas.

Ia juga menjelaskan betapa kayanya pilihan ekstrakurikuler di sekolah mereka, mulai dari sanggar seni dengan berbagai tarian dan musik tradisional hingga modern, drum band, sampai Kelompok Ilmiah Remaja.

Dalam menghadapi rutinitas organisasi yang padat dan terkadang membuat fisik lelah karena harus membagi waktu dengan belajar, Reyhan mengaku punya cara tersendiri untuk mengembalikan energinya, yakni dengan beristirahat total dan menonton film favoritnya.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+