Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang kembali menggelar program edukatif melalui siaran udara di Studio Radio Benpas Subang pada Sabtu, (31/1).
Dipandu oleh Feynarica, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, membahas tema terkait Pragmatik dalam Media Sosial: Makna di Balik Komentar.
Hadir sebagai narasumber utama, Lusiana Suciati Dewi, M.Pd., mengupas tuntas bagaimana bahasa bekerja di ruang maya.
Dalam paparannya, Lusiana menjelaskan bahwa sering kali apa yang tertulis di kolom komentar tidak selaras dengan maksud sebenarnya, di sinilah peran ilmu pragmatik diperlukan.
Menurutnya, pragmatik adalah cabang linguistik yang mempelajari makna bahasa berdasarkan konteks, bukan sekadar apa yang dikatakan, melainkan mengapa dan dalam situasi apa hal tersebut diucapkan.
Lusiana menyoroti fenomena unik di media sosial dimana satu kata sederhana bisa memicu konflik. Ia memberikan contoh situasi yang sering terjadi di kalangan warganet.
"Pernah tidak membaca komentar yang kelihatannya biasa saja, tapi rasanya seperti menyindir? Atau cuma satu kata 'mantap', tapi malah bikin panas pembacanya?" ujar Lusiana.
Lebih lanjut, Lusiana menjelaskan bahwa makna di media sosial sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, mulai dari konteks unggahan, relasi antara penulis dan pembaca, penggunaan emoji, hingga isu yang sedang viral saat itu.
Menutup sesi siaran, Lusiana mengajak pendengar Radio Benpas dan warganet untuk lebih bijak sebelum mengetik di kolom komentar. Menurutnya, aktivitas di media sosial memiliki dampak nyata terhadap psikologis orang lain.




