Suasana studio Radio Benpas Subang terasa berbeda pada Kamis sore, (15/1), saat program unggulan Aksi Kita Oi! menghadirkan energi baru dari kalangan mahasiswa.
Empat mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dipercaya mengisi siaran selama dua jam penuh, mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, dengan mengusung tema “Mengenal Lebih Dekat Kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung.”
Siaran tersebut dipandu oleh Dzikri Muhamad Maulansyah, mahasiswa Jurnalistik, bersama tiga mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), yakni Jajang Shofar Khoerudin, Lulu Salsabila, dan Ainna Raihana Hanifah.
Mengawali sesi perbincangan, Dzikri mengungkapkan kesan mendalam saat merasakan pengalaman siaran langsung di radio. Menurutnya, berbicara di depan mikrofon menghadirkan tantangan tersendiri dibandingkan berbicara di hadapan audiens secara langsung.
Sementara itu, Lulu Salsabila menyoroti keunikan fasilitas dan suasana kampus UIN Bandung, mulai dari lingkungan fakultas, unit kegiatan mahasiswa, hingga ruang-ruang favorit yang menjadi tempat berkumpul mahasiswa.
“Tempat favorit aku itu yang sering disebut DPR atau Di Bawah Pohon Rindang di Kampus 1. Biasanya jadi tempat ngerjain tugas atau sekadar diskusi santai,” ungkap Lulu.
Pada kesempatan yang sama, Jajang Shofar Khoerudin menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas akademik dan organisasi sebagai bagian dari budaya mahasiswa UIN Bandung.
Ia juga memaparkan berbagai capaian kampus, termasuk prestasi masuk dalam Top 50 Kampus Terbaik di Indonesia.
“Kehidupan organisasi di UIN itu sangat hidup. Menurut saya, rugi kalau jadi mahasiswa hanya fokus kuliah saja. Di UIN banyak wadah seperti BEM, LPM, hingga unit seni dan olahraga yang mendukung prestasi non-akademik,” jelasnya.
Menutup sesi siaran, Ainna Raihana Hanifah membagikan motivasi serta tips bagi mitra muda Benpas yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya di UIN Bandung.
“Kuncinya siapkan diri dari sekarang. Rajin belajar itu penting, tapi jangan takut menghadapi lingkungan baru. Di kampus nanti, soft skill dan akademik sama-sama menentukan masa depan,” pungkas Ainna.




