Komentar

Dinas Kesehatan Kabupaten Subang bersama Puskesmas Sukarahayu memaparkan berbagai inovasi layanan kesehatan primer dalam Talkshow Lebih Dekat (Lekat) Radio Benpas, Selasa (9/12), dengan topik “Jenis Pelayanan Puskesmas dan Pelayanan PDP HIV di Puskesmas Sukarahayu.”

Narasumber yang hadir yakni dr. Gumilar Sukma Laskono selaku Kepala Puskesmas Sukarahayu, dr. Nuni Ratna Utami, Asep Moch. Ramadhan (penanggung jawab program HIV/AIDS), serta Jahidin, S.KM dari Dinas Kesehatan Kabupaten Subang.

Dr. Nuni menjelaskan transformasi layanan puskesmas yang kini menekankan pencegahan, promosi kesehatan, inovasi, serta pemanfaatan teknologi.

“Puskesmas sekarang bukan sekadar memeriksa sakit, kami mendekatkan layanan ke masyarakat, memberdayakan individu, dan bekerja lintas sektor,” ujar dr. Nuni.

Puskesmas Sukarahayu saat ini menerapkan sistem cluster layanan, meliputi Cluster Manajemen (tata usaha, SDM, mutu, keselamatan pasien), Cluster Ibu dan Anak (ANC, persalinan normal, nifas, neonatal esensial, gizi, pelayanan 0–18 tahun) dan Cluster Dewasa (penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, jantung untuk usia ?18 tahun).

Adapula Cluster Penyakit Menular (PDP HIV, sifilis, gonore, dan layanan lainnya) dan Cluster Lintas Sektor.

Dr. Gumilar menambahkan, cluster dewasa berfokus pada penyakit tidak menular yang dominan menyerang usia lanjut, sedangkan cluster penyakit menular memastikan penanganan komprehensif untuk HIV dan IMS, mulai dari pengobatan hingga konseling.

Sebagai puskesmas rujukan HIV untuk 26 puskesmas, Sukarahayu telah menangani lebih dari 200 kasus positif sejak 2018, berasal dari wilayah kota, Subang utara, hingga selatan. Layanan yang diberikan meliputi skrining, konseling pra/pasca-tes, pengobatan antiretroviral (ARV) gratis, serta pendampingan berkelanjutan.

“Obat dan pengobatan diberikan gratis sesuai standar. Masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh layanan ini ditanggung pemerintah,” tegas dr. Gumilar.

Asep Moch. Ramadhan menambahkan sejumlah program dan tantangan, di antaranya pemeriksaan gratis pukul 07.00–12.00 dengan pendaftaran melalui JKN Mobile; kerja sama dengan LSM dalam penjangkauan serta follow-up pasien yang terhenti pengobatan; kolaborasi dengan tiga lembaga penggiat HIV untuk menjangkau populasi berisiko, mendampingi pekerja seks, dan mendampingi orang hidup dengan HIV.

Layanan Puskesmas juga diperkuat lewat Pustu, seperti Pustu Dangdeur, serta inovasi Poskesdes di setiap desa. Transformasi Posyandu menjadi layanan siklus kehidupan (dari bayi hingga lansia) memudahkan masyarakat mengakses layanan promotif dan preventif.

Puskesmas Sukarahayu turut menyediakan rawat inap 24 jam dengan 13 bangsal termasuk 4 bed UGD, memastikan pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan mendapatkan layanan cepat dan terintegrasi.

Narasumber mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan Puskesmas, tidak hanya saat sakit, tetapi juga untuk pemeriksaan kesehatan, skrining, dan konseling.

“Pelayanan kami terbuka bagi seluruh warga. Jangan ragu memeriksakan diri, karena Puskesmas bukan hanya tempat berobat, tetapi tempat menjaga kesehatan,” ujar keduanya.

Alamatnya di Jl. Raya No.43, Kabupaten Subang (dekat terminal). Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat melalui JKN Mobile atau datang langsung ke Puskesmas Sukarahayu.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+