Komentar

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang kembali menggelar program edukatif melalui siaran udara di Radio Benpas Subang pada Sabtu, (3/1).

Acara yang dipandu oleh dua mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Revalina Aprilia dan Muhammad Azis ini, menghadirkan dosen Pendidikan Matematika, Nurhayati, M.Pd., sebagai narasumber. 

Dalam perbincangan tersebut, diskusi berfokus pada tema yang sangat relevan dengan dinamika pendidikan masa kini, yakni Belajar Matematika di Era Digital: Peluang dan Tantangan bagi Guru dan Siswa.

Dalam pemaparannya, Nurhayati menyoroti pergeseran metode pembelajaran matematika yang kini tidak lagi sekadar identik dengan papan tulis dan kapur, melainkan telah merambah ke penggunaan gawai, video pembelajaran, hingga aplikasi pintar. 

Ia menekankan bahwa era digital membuka peluang besar karena materi yang dulunya terasa abstrak kini dapat divisualisasikan dengan mudah melalui animasi atau aplikasi seperti GeoGebra, sehingga matematika menjadi lebih hidup dan mudah dipahami.

Fleksibilitas teknologi juga memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri di mana saja tanpa harus selalu bergantung pada kehadiran fisik guru di kelas.

Nurhayati mengingatkan bahwa transformasi digital ini hadir bersama tantangan yang nyata. Salah satu isu utama yang disoroti adalah distraksi, di mana niat belajar siswa sering kali teralihkan oleh permainan daring atau media sosial. 

Selain itu, fenomena ketergantungan siswa pada jawaban instan dari mesin pencari atau kecerdasan buatan (AI) menjadi perhatian serius karena hal tersebut berpotensi mematikan proses berpikir kritis. 

Nurhayati menutup diskusi dengan menekankan bahwa tujuan utama belajar matematika bukan sekadar mendapatkan jawaban yang benar, melainkan melatih logika dan cara berpikir yang runtut.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+