Program Talkshow Lebih Dekat (Lekat) menghadirkan Kementerian Agama Kabupaten Subang dengan topik “Bina Keluarga Sakinah”. Hadir sebagai narasumber Dr. H. Badruzaman, S.Ag., M.Pd., Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Subang, serta Yadi Subhan, S.H.I Kepala KUA Kecamatan Cijambe pada, Kamis (20/11) di Studio Radio Benpas Subang.
Dalam paparannya, Kemenag Subang menyampaikan berbagai program yang dijalankan melalui Seksi Bimas Islam, di antaranya pembinaan keluarga sakinah, program ekologi yang mendorong masyarakat mencintai lingkungan, serta persiapan keikutsertaan dalam Kemah Bakti Harmoni yang akan diikuti lebih dari 200 peserta dari Subang.
Kemenag menegaskan bahwa para penyuluh agama, termasuk di KUA Cijambe, menjadi ujung tombak pembinaan keluarga hingga tingkat desa. Mereka diharapkan mampu memberikan layanan kepada masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang tentram, taat hukum, dan menjalankan ajaran agama dengan baik.
Badruzaman Kepala Kemenag Subang menjelaskan bahwa keluarga sakinah adalah potret keluarga ideal yang dicirikan dengan ketenangan, kedamaian, cinta kasih, serta rahmat dari Allah. Ia menegaskan bahwa sakinah tidak lahir semata dari romantisme, tetapi dari ketaatan kepada Allah, komunikasi yang berakhlak, keteladanan dalam ibadah, serta kemampuan mengelola konflik.
"Keluarga sakinah adalah keluarga yang menghadirkan Allah dalam setiap keputusan dan perilaku. Jika Allah dihadirkan, sakinah hadir. Jika tidak, sakinah hanya menjadi slogan,” ujar Badruzaman.
Yadi Subhan, S.H.I selaku Kepala KUA Kecamatan Cijambe menambahkan bahwa pembinaan keluarga sakinah diperkuat melalui KMA Nomor 876 Tahun 2023 tentang Gerakan Keluarga Sakinah, yang selaras dengan agenda nasional penguatan sumber daya manusia.
Menurutnya, kualitas keluarga sangat menentukan kualitas masyarakat dan negara. Ia juga menyoroti tren meningkatnya perceraian dan menurunnya angka pernikahan, yang dipengaruhi perubahan sosial, kesiapan mental, hingga regulasi batas usia nikah.
Kemenag Subang rutin melaksanakan program: Bimbingan Remaja Usia Sekolah, Bimbingan Pranikah (Catin) yang mencakup materi persiapan keluarga sakinah, manajemen konflik, manajemen ekonomi, psikologi pasangan, hingga konsep deposito cinta dalam menjaga keharmonisan.
Narasumber menegaskan pentingnya pembekalan pranikah dan mengimbau para calon pengantin untuk tidak ragu mengikuti bimbingan tersebut sebagai bekal dalam membangun kehidupan rumah tangga.
Menutup kegiatan, Kepala Kemenag Subang mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan keluarga sakinah sebagai fondasi terbentuknya masyarakat dan bangsa yang damai.
“Keluarga sakinah akan melahirkan masyarakat yang rukun dan tentram. Dari keluargalah lahir negara yang kuat, kokoh, dan sejahtera lahir batin,” tutup Badruzaman.




