Komentar

Sebanyak 33 Lembaga Penyiaran Radio dan Televisi menghadiri kegiatan Kemah Penyiaran dalam rangka memperingati Hari Penyiaran Nasional (HASIARNAS) ke 93 tahun yang jatuh pada tanggal 31 Maret sampai 1 April 2026 di Ranca Upas Bandung, (31/03).

Agenda yang di selenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daera (KPID) Provinsi Jawa Barat kali ini fokus kepada penggunaan Artificial Intellegent (AI) untuk bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk memproduksi Audio dan Visual ditengah gempuran Digitalisasi saat ini dengan menggelar Workshop AI.

Selain itu, ada agenda Malam Refleksi Hari Penyiaran Nasional yang menjadi ruang diskusi dan ruang penyampaian keresahan terkait dunia penyiaran yang mulai meredup di era digital.

Dalam kesempatannya, Ketua KPID Provinsi Jawa Barat Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si menuturkan harapannya bahwa Lembaga Penyiaran mampu beradaptasi dan bersahabat dengan digitalisasi agar terus survive dan bisa mendapat kepercayaan publik serta berperan penting untuk negara.

"Harapan KPI Jawa Barat bisa konsolidasi dengan kawan-kawan lembaga penyiaran ditengah pesatnya kemajuan teknologi sehingga kawan kawan lembaga penyiaran mampu beradaptasi dan SDM Cepat melakukan perubahan perubahan dalam konteks penyiaran supaya lembaga penyiaran bisa terus survive, bisa jadi tolak ukur yang kemudian bisa dipercaya oleh masyarakat dan penting untuk negara" tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota Komisi 1 DPRD prov Fraksi PKB H. Muhamad Sidkon DJ, S.H., Kabid IKP Provinsi Jawa Barat Viky Edya Martina Supaat, S.I.Kom, Ketua PRSSNI Jawa Barat H. Joesoef Siregar, Para Komisioner KPID Provinsi Jawa Barat, Billy Mohammad Sobirin dan Billy Ardiwilaga sebagai narasumber serta Insan Penyiaran radio dan televisi.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+