Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang kembali menggelar program edukatif melalui siaran langsung di Studio Radio Benpas Subang pada Sabtu, (31/1).
Dipandu oleh Trie Nakita, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, mengangkat tema yang sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini, yakni Bahasa Inggris dan Peluang Kerja: Seberapa Penting?.
Hadir sebagai narasumber utama, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Subang, Mimin Aminah, M.Pd., membedah fenomena maraknya persyaratan English Required atau wajib berbahasa Inggris dalam berbagai lowongan pekerjaan.
Dalam paparannya, Mimin menegaskan bahwa di era digital saat ini, kemampuan bahasa asing bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar untuk bertahan di tengah persaingan global.
Menurutnya, pengaruh Bahasa Inggris dalam dunia kerja sangatlah masif karena fungsinya sebagai bahasa global. Kemampuan ini memberikan akses tak terbatas terhadap informasi kerja internasional, pemahaman manual kerja, hingga kesempatan mengikuti pelatihan serta sertifikasi berskala global.
Mimin jelaskan bahwa Bahasa Inggris adalah nilai tambah atau competitive advantage yang membedakan satu pelamar dengan pelamar lainnya di mata perekrut.
Ia juga meluruskan kesalahpahaman yang sering membuat para pencari kerja merasa minder sebelum mencoba. Menurutnya, banyak lulusan pintar yang kalah bersaing hanya karena kurang percaya diri dengan kemampuan bahasanya, padahal dunia industri tidak selalu menuntut kesempurnaan tata bahasa.
"Seringkali kita terjebak pada ketakutan harus memiliki grammar yang sempurna atau bicara tanpa salah, padahal yang paling dicari industri adalah functional English. Poin utamanya adalah bisa komunikasi efektif dan jangan takut salah”, ujar Mimin Aminah.
Mimin menambahkan bahwa kemampuan berbahasa Inggris juga berperan besar sebagai modal kepercayaan diri. Hal ini dapat meningkatkan citra profesional seseorang, memudahkan adaptasi di lingkungan kerja multinasional, serta membantu kelancaran saat melakukan presentasi maupun diskusi.
Sebagai penutup, Mimin mengingatkan bahwa Bahasa Inggris seringkali menjadi filter awal dalam seleksi administrasi, sehingga penguasaan bahasa ini sangatlah penting.




