Komentar

Penjabat Bupati Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sunang hadir dalam Inaugurasi Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Subang, bertempat di Aula Oman Syahroni, Rabu (03/07).

Dalam acara yang bertajuk "Guru Penggerak Kabupaten Subang Tetap Bergerak Menggerakkan Lanjutkan Merdeka Belajar Wujudkan Subang Ngahiji" tersebut diwisuda sebanyak 121 Guru Penggerak yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Subang.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Tatang Komara, S.Pd.,M.Si mengungkapkan di Kabupaten Subang meskipun terdapat 5 angkatan guru penggerak namun secara prosentase jumlahnya masih sangat kecil namun diharapkan mampu memberi dampak positif dalam perkembangan pendidikan di Kabupaten Subang.

"Di Subang ini ada angkatan 3, 6, 7, 8, dan hari ini angkatan 9 telah lulus dan diinagurasi. Harapan besar dengan adanya guru penggerak dapat memberikan dampak positif dalam perkembangan pendidikan di Kabupaten Subang. Secara bertahap, saya harap berefek besar bagi kemajuan pendidikan Subang," Harapnya.

Mohamad Hartono, SH.,M.Ed Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Barat pada kesempatan tersebut mengungkapkan Guru Penggerak adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan Pelajar Pancasila untuk Indonesia Maju.

"Tujuan Guru Penggerak adalah untuk terciptanya Pelajar Pancasila untuk Indonesia Maju. Jangan sampai tidak mengimplementasikan ilmu yang telah diberikan," Lanjutnya.

Ia menambahkan Guru Penggerak harus menjadi pemimpin pembelajaran baik bagi murid maupun bagi pendidik yang lain. Selain itu, Guru Penggerak harus menjadi pintu kolaborasi demi terwujudnya kemajuan pendidikan.

"Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong murid dan pengembangan pendidik lainnya. Selain itu Guru penggerak berperan sebagai ruang bertumbuh para guru menggerakkan ekosistem pendidikan dengan membuka lebih banyak ruang kolaborasi," Tutupnya.

Membuka sambutannya Penjabat Bupati Subang mengucapkan selamat atas diwisudanya 121 Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Subang yang telah melewati proses yang penuh pengorbanan. Dirinya berharap pengorbanan yang dilakukan mampu memberi hasil maksimal.

Ia menekankan seluruh Guru Penggerak harus mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diterima sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Subang.

Menurut dirinya, setinggi apapun ilmu sebagus apapun prestasi seorang guru akan percuma apabila tidak memberi manfaat bagi sekitar terutama kontribusi dalam kemajuan dunia pendidikan Kabupaten Subang karena pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah.

Ia mengingatkan pentingnya peran guru terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 di mana bonus demografi Indonesia tidak akan memiliki kualitas yang baik tanpa peran guru.

"Posisi guru itu memegang peran yang sangat strategis dalam pembangunan. 2045 Indonesia Emas kita bisa raih dengan maksimal memanfaatkan bonus demografi. Kalau tidak bisa mempersiapkan anak-anak kita, bonus demografi kita tidak ada gunanya," Ungkapnya.

Terakhir, ia menekankan masa depan Subang bahkan masa depan Indonesia ada di tangan guru karena dari guru lah generasi berprestasi lahir.

"Di tangan bapak ibu lah, penentuan generasi kita di masa yang akan datang. Guru Penggerak harus responsif, adaptif, dan harus bisa mengadopsi perubahan," Pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan prosesi wisuda 121 Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Subang yang diwakili 24 Guru Penggerak oleh Penjabat Bupati Subang didampingi Sekretaris Farrah Kabupaten Subang dan Kepala Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat.

Turut hadir dalam acara tersebut para Asisten Daerah, Kepala KCD Wilayah IV Provinsi Jawa Barat, Pimpinan Bank BJB Cabang Subang, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dan tamu undangan lainnya.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+