DPRD Kabupaten Subang menggelar sidang paripurna istimewa pada Jumat (15/8) untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana, menekankan bahwa kemerdekaan bukan hanya simbol perjuangan, tetapi juga momen refleksi dan penguatan semangat persatuan menuju Indonesia Emas 2045. Ia turut menyampaikan duka cita atas wafatnya Ketua Bapemperda, Dang Agung, S.Kom.
Sementara itu dalam pidatonya yang disimak bersama melalui live streaming Youtube Sekretariat Presiden, Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti peran penting partai politik sebagai institusi perjuangan yang harus melahirkan pemimpin berpihak kepada rakyat, serta menegaskan pentingnya kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat.
Presiden Prabowo pun dalam pidato kenegaraannya menekankan bahwa kemerdekaan sejati berarti terbebas dari kemiskinan dan kelaparan. Ia mendorong kemandirian pangan dan ekonomi sebagai prioritas utama, dan menyatakan komitmen pemerintah untuk mewujudkannya secepat mungkin.
Respons cepat terhadap isu strategis seperti pencabutan izin tambang di Geopark Raja Ampat, penyelesaian tapal batas Aceh-Sumatera Utara, serta penetapan harga gabah layak, dinilai mencerminkan keberpihakan pemerintah kepada rakyat.
Usai sidang, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menyampaikan komitmennya dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat.
Ia memastikan tidak akan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Subang seperti isu yang ramai dibincangkan oleh masyarakat saat ini.
“Indonesia tanah pusaka, pusaka untuk semuanya,” menjadi penegasan bahwa semangat kemerdekaan harus dirasakan dan dijaga bersama.
dok: Vina




