Komentar

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang kembali hadir menyapa masyarakat melalui gelombang udara dalam program siaran edukatif di Studio Radio Benpas Subang pada Sabtu, (7/2).

Dipandu oleh Noni Trisna, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, menghadirkan diskusi menarik mengenai metode pembelajaran bahasa asing yang praktis dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Hadir sebagai narasumber, Ida Maulida, M.Pd., Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, membawakan materi bertajuk Context-Based English Learning for Daily Interaction atau belajar Bahasa Inggris dari kehidupan sehari-hari. 

Dalam paparannya, Ida menekankan perubahan pola pikir mendasar dalam mempelajari bahasa asing. Menurutnya, bahasa inggris dipelajari bukan semata-mata untuk dihafal, melainkan untuk dipakai, memahami konteks siapa yang diajak bicara, dimana lokasinya, dan apa tujuannya.

Lebih lanjut, Ida menjelaskan bahwa metode ini sejalan dengan pendekatan Communicative Language Teaching (CLT) dalam linguistik terapan.

Ida menambahkan bahwa dalam pendekatan ini, fokus utamanya adalah makna, fungsi bahasa, dan kelancaran berkomunikasi, sehingga melakukan kesalahan tata bahasa adalah hal yang wajar selama pesan dapat tersampaikan dengan baik.

Ia memberikan contoh sederhana dalam aktivitas harian, dimana tata bahasa yang digunakan bisa sangat sederhana namun fungsi komunikatifnya tetap tercapai, seperti kalimat "I wake up at six" atau "I go to work".

Ida mengajak pendengar untuk melihat bahasa sebagai praktik sosial yang dipengaruhi oleh budaya dan hubungan sosial. 

Ida pun mencontohkan perbedaan bahasa saat berbicara kepada teman yang bisa menggunakan sapaan santai seperti "Hey, what’s up?", berbeda dengan saat berbicara kepada dosen atau atasan yang menggunakan "Good morning, Sir". 

Terakhir Ida menegaskan, meskipun bahasanya berbeda, fungsinya tetap sama yaitu untuk berinteraksi secara sosial.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+