Radio Benpas Subang kembali menyuguhkan program kolaborasi yang menarik dengan
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang, membahas
seputar pembelajaran Matematika, yang berlangsung pada Sabtu, (26/7).
Program kali ini menghadirkan tiga dosen dari Program Studi Pendidikan
Matematika FKIP Universitas Subang, yaitu Dr. Bety Miliyawati, M.Pd, Dr. Vara
Nina Yulian, M.Pd, dan Lusiana Suciati Dewi, M.Pd.
Dalam bincang santai tersebut, para narasumber mengangkat tema yang sangat
relevan dengan kondisi sekarang, yaitu bagaimana memandang matematika sebagai
sesuatu yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tanpa perlu rasa takut
atau cemas.
Diskusi dibuka oleh Dr. Bety Miliyawati, yang mengingatkan bahwa belajar
matematika tidak perlu dibebani dengan rasa takut atau tekanan. Menurutnya,
penting untuk membawa matematika dalam suasana yang santai dan menjadikannya
bagian dari kehidupan sehari-hari.
Sebagai
contoh, ia mengungkapkan bahwa melihat jam adalah salah satu bentuk aplikasi
matematika yang sederhana namun mendalam, di mana kita tanpa sadar menggunakan
penjumlahan setiap kali memeriksa waktu.
Selanjutnya, Dr. Vara Nina Yulian berbagi pengalamannya dalam memotivasi siswa
untuk lebih mencintai matematika. Ia menjelaskan bahwa salah satu cara agar
anak-anak bersemangat dalam belajar matematika adalah dengan memberikan
penghargaan atau reward ketika mereka berhasil menyelesaikan soal-soal
matematika.
Ia juga menekankan bahwa motivasi akan muncul ketika siswa merasa dapat
mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak akan semakin termotivasi untuk belajar matematika apabila mereka
merasa ilmu yang dipelajari dapat berguna dalam kehidupan mereka sehari-hari,”
tambahnya.
Lusiana Suciati Dewi, M.Pd, kemudian mengajak para pendengar untuk lebih
menyadari pentingnya pendekatan baru dalam mengajar matematika, terutama bagi
anak-anak.
Ia menjelaskan bahwa guru atau orang tua perlu memiliki strategi khusus untuk
menarik perhatian anak-anak, baik melalui tugas, PR, ataupun aktivitas yang
relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak akan lebih mudah memahami dan menyukai
matematika.
Di akhir talkshow, ketiga narasumber sepakat bahwa kunci sukses dalam belajar
matematika adalah dengan mengaitkannya langsung dengan kehidupan sehari-hari.
Matematika tidak lagi menjadi sesuatu yang menakutkan, tetapi justru dapat
menjadi sumber motivasi bagi siswa untuk lebih mengasah kemampuan dan
pengetahuan mereka.
Pembelajaran yang menyenangkan dan relevan akan membuat matematika semakin
dekat dengan kehidupan kita.




