Komentar

Program siaran edukatif Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Subang kembali hadir menyapa pendengar langsung dari Studio Radio Benpas Subang pada Sabtu (28/3).

Dipandu oleh Salwa Ferisalia Agustin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Subang, siaran kali ini menghadirkan narasumber Sunara, S.S., M.Pd., dengan tema “Dapatkah Binatang Berkomunikasi?”.

Dalam pemaparannya, Sunara menyampaikan penjelasan ilmiah untuk meluruskan berbagai asumsi yang berkembang di masyarakat. Ia menjelaskan bahwa secara biologis, manusia merupakan satu-satunya makhluk yang memiliki kemampuan berartikulasi dan berbahasa secara kompleks.

Sunara juga menyoroti fenomena burung kakatua yang kerap dianggap mampu berbicara. Ia menjelaskan bahwa kemampuan tersebut pada dasarnya hanyalah bentuk peniruan (mimicry) terhadap suara manusia, yang tentu berbeda dengan konsep bahasa yang sesungguhnya.
Ia menegaskan batasan yang jelas terkait konsep bahasa pada hewan.

“Jika syarat untuk disebut sebagai penutur adalah memiliki karakteristik bahasa manusia secara alamiah, maka hewan tidak dapat dikatakan berbicara,” tegasnya.

Meski demikian, Sunara meluruskan bahwa ketiadaan kemampuan berbahasa tidak berarti hewan tidak dapat berkomunikasi. Hewan tetap mampu menyampaikan pesan melalui berbagai bentuk sinyal, meskipun tidak bersifat linguistik seperti bahasa manusia.

Sebagai penutup, Sunara menjelaskan bahwa perbedaan mendasar antara manusia dan hewan terletak pada aspek kreativitas dan pemaknaan. Hewan tidak memiliki kemampuan berkomunikasi secara kreatif maupun menafsirkan makna secara kompleks sebagaimana manusia.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+