Komentar

Bazar Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Subang dalam rangka mengawal inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri disambut antusias masyarakat.

Kegiatan yang menghadirkan sekitar 52 tenant tersebut berlangsung di Alun-alun Subang pada Rabu (11/3) dan diramaikan warga sejak hari pertama pelaksanaannya.

Bazar yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis (12/3) itu menghadirkan beragam produk, mulai dari fashion, kuliner, hingga kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Mewakili Bupati Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang sekaligus Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyelenggaraan bazar tidak hanya bertujuan untuk menekan laju inflasi, tetapi juga menjadi etalase bagi pelaku UMKM lokal agar produk-produknya semakin dikenal masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi antara lain tarif listrik, ayam ras, telur, serta produk perawatan diri yang secara langsung memengaruhi pengeluaran masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Subang juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak serta mendorong masyarakat untuk berbelanja secara bijak agar dampak inflasi dapat terus dikendalikan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, M. Khairil Syahdu Muchtar sekaligus Kepala Bagian Perekonomian Setda Subang, menyampaikan bahwa bazar Ramadan digelar sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran.

Mengusung tema “Kawal Inflasi, Jaga Daya Beli”, kegiatan ini diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan permintaan kebutuhan masyarakat yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya, sehingga potensi kenaikan harga dapat diminimalisir.

Selain itu, bazar juga menjadi sarana untuk mendukung pertumbuhan UMKM lokal di Kabupaten Subang.

Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan turut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Subang, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Subang, pimpinan BUMN/BUMD, serta sejumlah undangan lainnya.

Bazar Ramadan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini merupakan bagian dari program kerja dalam peta pengendalian inflasi Kabupaten Subang.

Kabupaten Subang sendiri mendapat apresiasi karena berhasil mencatatkan capaian inflasi terendah di Jawa Barat.

Tak hanya bazar, kegiatan juga dirangkaikan dengan sejumlah layanan bagi masyarakat, di antaranya penyaluran bantuan, kegiatan merangkai rempah, layanan kesehatan gratis, layanan publik, serta layanan penukaran uang bagi masyarakat.

KATEGORI

Komentar (Komentar)

MEDIA SOSIAL+