Dunia modeling bagi anak-anak bukan sekadar soal gaya di depan kamera atau berjalan di atas panggung. Lebih dari itu, bidang ini menjadi sarana efektif untuk membangun karakter, tanggung jawab, dan kecerdasan emosional sejak dini. Hal tersebut menjadi topik utama dalam sesi bincang hangat Muda Mudi ‘Ngopi’ (Ngobrol Seputar Prestasi) di Radio Benpas 98,2 FM Subang pada Kamis, (29/01).
Dalam bincang-bincang yang dipandu oleh Irfan Maulana Agustian, A.Md., menghadirkan narasumber berprestasi yaitu Azzlifa Rahmani Dayyan sebagai Winner Duta Seni Indonesia 2026 dan Top People Award Choice.
Endah, Sang Ibunda dari Azzlifa menceritakan bahwa bakat Azzlifa atau Neng Daish sudah terlihat sejak TK melalui lomba busana antar-kelas. Potensi ini kemudian diasah lebih serius di FR Modeling School.
Sebagai model remaja yang mengenakan hijab, Neng Daish juga membawa misi penting. Ia ingin mematahkan anggapan bahwa hijab membatasi kreativitas dan prestasi di dunia fashion atau beauty pageant. Bersama FR Modeling School, Neng Daish membuktikan bahwa identitasnya sebagai muslimah tetap bisa bersanding dengan penampilan yang elegan dan modern.
Meski jadwal kompetisinya sangat padat, Neng Daish tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Gadis yang bercita-cita menjadi Putri Indonesia ini selalu berusaha menyeimbangkan waktu antara sekolah dan latihan. Baginya, modeling adalah sarana untuk mengasah soft skill seperti keberanian dan disiplin yang juga berguna bagi kehidupan akademisnya.
Coach Abi, pendiri FR Modeling School, menjelaskan bahwa lembaga yang berlokasi di Perumnas Subang Blok 4 ini telah berdiri sejak tahun 2013. Awalnya berfokus pada sanggar tari, lembaga ini bertransformasi menjadi sekolah modeling karena tingginya permintaan orang tua.
Dalam bincang-bincang tersebut, terungkap perbedaan mendasar antara modeling biasa dan beauty pageant. Jika modeling lebih fokus pada teknik runway dan presentasi busana, beauty pageant menuntut anak untuk memiliki kecerdasan (intelektual) serta kemampuan berbicara di depan publik yang baik.
Saat ini, FR Modeling School mengasuh sekitar 45 siswa dengan rentang usia mulai dari 3,5 hingga 20 tahun. Materi yang diajarkan meliputi teknik dasar yang mencakup Cara berdiri yang benar dan postur tubuh. Stage Presence seperti Attitude di panggung, cara masuk dan keluar backstage dan Pengembangan Diri yang mempelajari Public speaking, table manner, hingga kelas kecantikan (beauty class).
Neng Daish merupakan salah satu contoh sukses didikan FR Modeling School. Ia menorehkan prestasi dalam ajang Duta Seni tingkat nasional. Meskipun sempat mengalami insiden cedera kaki sebelum tampil, Neng Daish tetap menunjukkan profesionalisme tinggi di atas panggung.
Coach Abi menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung penggunaan hijab dalam dunia modeling. Hal ini bertujuan untuk mematahkan stigma bahwa hijab membatasi prestasi di dunia fashion.




