Ribuan massa Nahdliyin berkumpul di Lapang Alun-Alun Kabupaten Subang pada Kamis pagi untuk menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama tahun 2026 (05/02). Acara ini menjadi tonggak sejarah baru dengan dikukuhkannya Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.I.P., sebagai Panglima Santri Kabupaten Subang.
Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia”, kegiatan ini juga memperingati 100 tahun (satu abad) perjalanan Masehi Nahdlatul Ulama dalam menjaga bingkai NKRI.
Dalam sambutannya, Bupati Subang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah (umara) dan para ulama untuk membangun daerah. Beliau menegaskan bahwa jabatan Panglima Santri merupakan amanah untuk memperkuat karakter bangsa.
"Sebagai Panglima Santri Kabupaten Subang, saya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berjalan seiring dengan NU dalam penguatan sumber daya manusia, pendidikan karakter, ekonomi umat, hingga menjaga harmoni sosial," ujar Bupati Subang.
Bupati juga berpesan agar para santri tidak gagap teknologi di era transformasi digital. "Santri masa kini harus adaptif terhadap teknologi, sekaligus teguh menjaga adab, etika, dan nilai-nilai keislaman," tambahnya.
Ketua PCNU Kabupaten Subang KH. Satibi, S.Pd.I., M.M. dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada lebih dari 12.000 jemaah yang hadir, khususnya kaum ibu dari Muslimat NU yang tetap semangat meski cuaca panas menyengat.
"Terutama sekali tentunya, Ibu-ibu Muslimat! Walaupun kepanasan, tetap semangat dengan payung yang katanya patah, tapi semangatnya tidak ada duanya. Semoga barokah hidupnya, banyak rezekinya," ungkap Ketua PCNU.
Beliau juga menitipkan pesan kepada pemerintah daerah agar terus memprioritaskan pendidikan keagamaan di sekolah dasar, seperti pembiasaan salat dhuha dan target hafalan Juz Amma bagi lulusan SD, guna mengimbangi kemajuan pesat Subang di masa depan, termasuk hadirnya Pelabuhan Patimban.
Berdasarkan surat keputusan yang dibacakan, berikut adalah struktur utama Pengurus Panglima Santri Kabupaten Subang periode 2026.
Panglima Santri: Renaldy Putra Andita B, S.IP.
Wakil Panglima: KH. Zainal Mufid, S.Ag., M.Si. & H. Rahmat Effendi, S.Sos., M.Si.
Sekretaris: H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si.
Bendahara: H. Saiful Arifin, S.Kep., M.Si. & Eka Rosdiman, S.E., M.M.
Organisasi ini juga diperkuat oleh berbagai divisi strategis, mulai dari Divisi Garda Santri Ngabret yang dikomandoi oleh KH. Muhammad Abdul Mukmin, hingga divisi-divisi khusus yang membidangi Pondok Pesantren, Ekonomi, Seni Budaya, serta Santri Putri.
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Subang agar tetap aman, sentosa, dan religius di bawah kepemimpinan yang harmonis antara pemerintah dan ulama.




